Cara Agar Bisa Memiliki Pacar Orang Jepang

Percintaan

Untuk kalian para pecinta negeri Sakura, pasti ada dong diantara kalian yang memiliki keinginan untuk berpacaran dengan cowok/cewek Jepang? Sebenarnya untuk bisa memiliki hubungan khusus dengan seseorang yang berlatar belakang budaya dan cara hidup yang berbeda itu tidak mudah lhoo. Ayo coba disimak dulu apakah kamu sudah bisa dan siap nih untuk “go internasional” dalam hubungan percintaan.

Cek juga artikel di bawah ini untuk info tambahan!

Sponsored Link

Kemampuan Berkomunikasi

Komunikasi merupakan kunci yang sangat penting dalam segala macam jenis hubungan antar manusia. Jika kalian ingin memiliki pacar orang Jepang, poin terpenting adalah kalian bisa berkomunikasi dengan baik menggunakan bahasa Jepang. Setidaknya kalian sudah menguasai basic conversation dalam bahasa Jepang agar si Jepang pun merasa dekat dan tidak canggung.

Kenapa bahasa Jepang penting? Well, coba saja kamu posisikan diri kamu sebagai orang Jepang didekati atau ingin dekat dengan seseorang namun tidak bisa berkomunikasi dengan baik alias tidak nyambung. Pasti akan ada perasaan canggung dan tidak tahu harus bagaimana kaaan. Maka dari itu, untuk bisa memiliki hubungan spesial dengan warga negara Jepang ini, pastikan dulu kamu bisa berbahasa Jepang. Selain itu bahasa Inggris pun bisa menjadi opsi karena ada beberapa orang Jepang yang bisa berbahasa Inggris atau mungkin bahasa lainnya. Atau bahkan ada beberapa orang Jepang yang ingin belajar bahasa kedua! Bisa berbahasa Jepang merupakan nilai tambahan untuk kalian yang ingin dekat dengan orang Jepang.

Sponsored Link

Mengerti Tentang Budaya Jepang

Agar pendekatan semakin mulus, ada baiknya kita memiliki latar belakang pengetahuan mengenai budaya Jepang. Tidak perlu budaya yang sulit, hanya budaya pada umumnya saja sudah cukup menurut aku. Dan tentu saja budaya Jepang itu ada sebagian yang baik dan harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari selain untuk meningkatkan kualitas diri kita sebagai seorang manusia kalian juga bisa semakin dekat dengan orang Jepang langsung. Berikut contoh budaya Jepang yang basic dan wajib kamu terapkan.

Budaya Tepat Waktu

Budaya yang satu ini pasti sudah dikenal hampir di seluruh negara bahwa orang Jepang selalu tepat waktu. Oleh karena itu, jika kamu ingin memiliki seorang teman “dekat” Jepang alangkah baiknya untuk selalu menjaga ketepatan waktu apalagi pada saat kencan pertama. Ingat, first impression itu sangat penting loooh.

Sebenarnya untuk budaya yang satu ini sih ada baiknya menjadi sebuah kebiasaan agar si Jepang juga tidak bingung untuk beradaptasi dengan kalian. Bagi mereka waktu itu sangat berharga jadi kalau kalian telat tuh mereka seperti merasa sayang aja sama waktu yang terbuang.

Note : tidak bermaksud mengeneralisir tapi kebanyakan dari penduduk negeri sakura ini memang memiliki kebiasaan tepat waktu.

Warikan (Bayar Sendiri-Sendiri)

Berbeda dengan kebiasaan negara lain yang punya kebiasaan “pria harus membayar semua biaya ngedate”, di Jepang, kalian harus bayar masing-masing. Jadi kalau kalian ada rencana makan siang dan nonton film, yaa kalian bayarlah makanan yang kalian makan dan film yang kalian tonton. Intinya tidak bergantung ke pihak pria dan jangan berharap bakalan dibayarin.

Walaupun terkadang ada juga cowok Jepang yang sudah siap membayari kalian, kalian harus tegas menolak dan membayar bagian kalian sendiri khususnya saat kencan pertama. Ingat, first impression itu sangat penting lhoo.

Jujur, aku suka banget sama budaya yang satu ini karena memang sudah sewajarnya sih kita membayar makanan yang kita makan tanpa harus bergantung atau mengharap ke orang lain, khususnya pria. Dan ini juga bisa menjadi cara kita belajar lebih mandiri dan pintar dalam mengatur keuangan. Jadi kalau memang ada rencanya nge-date, kita bisa menyisihkan uang tanpa harus menghabiskan di pengeluaran yang mungkin kurang berfaedah xD

Harus Mandiri

Untuk bisa cocok dengan orang Jepang, hal ini merupakan salah satu hal wajib yang kamu miliki. Kamu harus bisa mandiri dan tidak tergantung ke pasangan Jepang kamu, khususnya untuk hal-hal yang bisa kamu lakukan sendiri. Contohnya adalah mengantar dan menjemput ketika ngedate. Untuk mereka yang memiliki kendaraan, mungkin tidak akan ada masalah, tapi untuk mereka yang lebih suka berpergian dengan transportasi umum, kamu harus membiasakan diri kamu untuk datang ke tempat janjian langsung tanpa berharap dijemput.

Contoh lainnya adalah menemani belanja dan sebagainya. Kalau memang kebetulan ada acara ngedate dan kalian minta ditemani belanja sih tidak apa-apa. Kalau dari awal ngajaknya untuk menemani belanja sebaiknya pergi bersama teman saja. Tapi tergantung sifat pasangan Jepang yang sedang dekat dengan kamu sih. Karena memang ada dia tipe yang senang untuk menemani dan ada juga yang tidak.

Sponsored Link

Memiliki Sifat Apa Adanya

Untuk yang satu ini adalah salah satu hal yang mudah dan bisa dilakukan untuk kita orang Indonesia. Intinya keep being us, yaitu santuy~ Tidak perlu terlalu ikutan memiliki pemikiran berbelit dan ribet seperti orang Jepang pada umumnya. Kalian hanya perlu santuy dan santun seperti yang selalu diajarkan nenek moyang kita secara turun temurun (hazeek).

Karena ternyata sifat inilah yang bisa menarik orang Jepang dan membuat mereka merasa bisa bersantai ketika bersama kalian 🙂

Sponsored Link

No Baper

Orang Jepang ini memang memiliki budaya bawaan “omoiyari” yaitu selalu bersikap baik, selalu memposisikan diri dan tidak membebani orang lain. Jadi kalau ada orang Jepang yang tiba-tiba datang bawain kalian minum ketika kalian sedang sibuk bekerja, bisa jadi itu adalah “omoiyari” mereka sebagai teman atau rekan kerja ketika melihat kalian berusaha.

Untuk bisa lancar dalam PDKT dengan pasangan Jepang, kalian harus memperkuat pertahanan hati kalian. Jangan dibaikin sedikit langsung dibawa perasaan dan merasa si Jepang ini suka dengan kalian. Hal ini justru bisa membuat si Jepang illfeel dan merasa kalian terlalu “berat” dalam perasaan alias bucin.

Bukan berarti di Jepang tidak ada yang bucin yaa. Di Jepang juga ada yang bucin cuma biasanya mereka ini tidak begitu disenangi dan agak sedikit di jauhi oleh orang pada umumnya karena terkesan “ribet” dan “repot”. Tapi tentu saja ada beberapa orang Jepang yang senang dengan sifat bucin ini. Tapi just in case, sebaiknya no baper dulu aja yaa daripada sakit hati nantinya.

Ketika sudah jadian pun kalian tidak perlu mengharapkan dihubungi setiap saat dan galau sendiri ketika tidak dihubungi. Ini merupakan hal yang sangat wajar sekali dalam hubungan percintaan di Jepang khususnya pada jam kerja. Hargai privacy mereka saat bekerja dan jangan terlalu terbawa pikiran negatif. Jika kalian terlalu mendeteksi dan cepat galau biasanya hal ini kadang yang membuat orang Jepang cepat lelah dengan pasangannya.

Sponsored Link

Pacaran Bukan Berarti Akan Menikah

Berbeda dengan negara kita, Indonesia yang menganut sistem “jika pacaran yaa tujuan/goal nya untuk menikah“, di Jepang, tujuan dari pacaran adalah untuk mencari pengalaman.

Pengalaman yang dimaksud disini berbagai macam yaa, pengalaman dalam sex, pengalaman dalam berkomunikasi dengan lawan jenis dan sebagainya.

Pemikiran ini yang sedikit sulit dipertemukan antara pasangan orang Indonesia dan Jepang. Karena banyak sekali pasangan sesama orang Jepang yang berpacaran lebih dari 10 tahun namun tidak terburu-buru menikah, bahkan memutuskan untuk tidak menikah meskipin sudah tinggal bersama.

Intinya, komunikasi kan dengan jelas dengan pasangan yang sedang dekat dengan kamu saat ini yaa. Pastikan untuk tidak memburu-burui pihak orang Jepang dalam hal menikah, karena pemikiran tentang menikah di Jepang ini berbeda sekali konsepnya dengan pemikiran tentang menikah di Indonesia.

Sponsored Link

Kesimpulan

Jadi, untuk bisa memiliki pacar orang luar negeri, selain tidak ada kendala dalam bahasa kalian harus memiliki pemikiran open-minded. Tapi pemikiran open-minded ini juga tentunya harus tetap sesuai dengan prinsip hidup kalian. Dengan kata lain, kalian bisa menerima berbagai ide dan budaya tapi jika tidak cocok dengan prinsip hidup kalian yaa jangan diikuti. Malah sebaliknya kalian harus bisa mengungkapkan pendapat kalian dengan jujur agar hubungan terjalin dengan baik.

Gaya pacaran di Indonesia dan Jepang memang sangat berbeda dan tentu saja hal ini sangat wajar. Selain beda negara, faktor beda budaya pun akan melahirkan beberapa konflik dalam hubungan. Untuk dapat berjalan lancar, kalian harus menghapuskan kebiasaan memberi “kode” dan langsung mengungkapkan jika ada hal yang tidak kalian sukai. Hal ini dapat menghemat waktu berantem dan hal tidak penting lainnya.

Kemudian untuk bagian yang no baper, sebenarnya wajar jika kalian baper apalagi jika ini pertama kalinya kalian dekat atau memiliki pasangan Jepang. Hanya sekedar saran, sebenarnya darimana pun kewarganegaraan orang yang sedang dekat dengan kalian, kalian tidak boleh meggantungkan kebahagiaan kalian ke mereka. Bucinlah dalam batas wajar jangan sampai terlalu berlebihan. Apalagi kalau pasangan dari negara berbeda, karena tentu saja pandangan mengenai “hubungan” itu sudah berbeda antara kamu dan dia. Makanya lebih baik jangan terlalu dibawa serius sendiri sebelum ada konfirmasi atau kesepakatan langsung dari kedua pihak.

Cek juga artikel cara mencari pacar Jepang melalui aplikasi disini!

Sponsored Link
Sponsored Link
Percintaan
Mau bikin blog/website pribadi/online shop milik kamu? Klik!
Gunakan kupon “shanaryohei” untuk diskon tambahan 5%!
Hosting Unlimited Indonesia
Profile
Author
Shana & Ryohei

Hallooo! Terima kasih sudah mampir ke webisite kita :] Jangan lupa support kita dengan follow Instagram dan subscribe YouTube Channel kita yaa :]

Follow Shana & Ryohei

Comment

Copied title and URL