Hubungan Cinta International! Bagaimana rasanya pacaran dengan orang Jepang?

Percintaan

Semakin berkembangnya internet, hal yang beberapa tahun lalu tidak bisa kita lakukan pun jadi bisa kita lakukan dengan mudah. Contohnya seperti adanya aplikasi telepon bebas biaya dan lainnya.

Sama halnya dengan hubungan kasih internasional. Dulu, kita bisa bertemu seseorang dari negara lain ketika sekolah ke luar negeri atau liburan ke luar negeri. Sekarang, hanya dengan menggunakan SNS, kita bisa berbicara dan berkenalan dengan semua orang dari berbagai negara.  Bahkan tidak hanya berkenalan, terkadang ada juga yang menemukan jodohnya lhoo.

Tapi tentu saja kalian juga harus berhati-hati karena terkadang selama berbicara melalui SNS terlihat menyenangkan tapi ketika ketemu langsung tidak sesuai yang diperkirakan. Agar terhindar dari hal seperti itu, khususnya untuk kalian yang ingin berkenalan dengan pria Jepang, yuk simak apa pandangan pria Jepang terhadap hubungan cinta internasional dan bagaimana tipe pria Jepang dalam menanggapinya!

Cek juga 6 sifat tidak terduga dari cowok Jepang disini

6 Sifat Tidak Terduga dari Cowok Jepang
Sifat tidak terduga dari cowok jepang berdasarkan pengalaman pribadi. Semoga bisa membantu kalian yang ingin pacar orang Jepang.

Cek juga sifat perempuan Indonesia yang disukai oleh pria Jepang

Sifat Perempuan Indonesia yang Disukai oleh Pria Jepang
Bagaimana sih pandangan orang Jepang mengenai wanita Indonesia? Disini aku (Ryo) akan membahasnya. Khususnya untuk kalian yang sedang berpacaran dengan orang Jepang.
Sponsored Link

Pandangan Pria Jepang Tentang Orang Luar Negeri

Beda negara, beda budaya, beda agama dan berbeda dalam segala hal merupakan hal yang menyenangkan tapi juga merupakan hal-hal yang nantinya akan menjadi dinding penghalang yang mengharuskan kedua pihak untuk terus berusaha tanpa henti untuk saling menghargai satu dengan lainnya. Aku (Ryo) akan membahas mengenai pendapat pria Jepang mengenai perbedaan ini.

Pacaran dan Menikah dalam Pandangan Pria Jepang

Pria Jepang biasanya memiliki pemikiran bahwa pacaran bukan berarti harus menikah. Berbeda dengan negara lain yang normalnya berpendapat bahwa pacaran berarti suatu saat nanti akan ada kemungkinan menikah, jadi membicarakan soal pernikahan ketika masih berpacaran adalah hal yang lumrah bagi orang luar negeri. Sebaliknya, pria Jepang biasanya akan merasa terbebani atau merasa “apa sih nih orang” kalau ketika berpacaran sudah membicarakan mengenai pernikahan.  Berpacaran dan memiliki pengalaman dengan berbagai wanita kemudian menemukan pasangan untuk menikah merupakan hal yang umum di Jepang. Oleh karena itu, pembicaran mengenai pernikahan ketika masih berpacaran adalah sesuatu yang NG (Not Good). Akan tetapi, jika kalian membuka pembicaraan mengenai pernikahan dan pria Jepang ini sedikit merasa terbebani atau malah mundur, ini merupakan hal yang baik karena kalian jadi tahu dari awal kalau niatnya hanya bermain bukan untuk serius. Tapi tentu saja tidak semua pria Jepang seperti itu. Ada juga pria Jepang yang memang memiliki pemikiran kalau pacaran nantinya akan menikah. Nah, pria Jepang yang seperti inilah yang justru tidak merasa terbebani atau malah mundur ketika kalian membicarakan mengenai pernikahan dan bisa jadi orang yang tepat atau mungkin juga jodoh kalian.

Pandangan Tentang Perbedaan Agama dan Budaya

Orang Jepang pada umumnya memiliki pandangan yang sedikit berbeda dengan negara lain jika menyangkut soal agama. Untuk pernikahan biasanya orang Jepang akan mengadakannya di gereja mengikuti umat Kristiani/Katolik, untuk jimat mereka biasanya ke Buddist temple dan akan menggunakan ajaran Shinto ketika pemakaman. Agama Buddha merupakan agama yang populer selain agama Shinto disini sehingga tidak heran kalau terkadang kalian melihat seorang biksu berjalan di tengah-tengah masyarakat. Untuk kesadarannya akan agama lain seperti Islam dan Hindu masih terbilang rendah. Pelajaran dan informasi tentang agama juga hanya didapat sekilas pada pelajaran sejarah dunia. Oleh karena itu, banyak dari orang Jepang yang tidak memiliki kesadaran akan pentingnya agama bagi orang yang tentu saja memiliki kepercayaan dengan agama tertentu. Bagi kalian yang ingin memiliki pacar/suami orang Jepang, ada baiknya untuk memberitahukan mengenai agama yang kalian percayai atau keluarga kalian percayai sejak awal pertemuan. Kalau mereka bisa memahami, itu adalah sesuatu yang baik dan mungkin juga kedepannya bisa berjalan dengan lancar dalam berbagai hal. Terkadang ada juga mereka yang sejak awal tidak bisa memahami atau bahkan sedikit merasa canggung jika membahas mengenai agama, kalau yang seperti ini mungkin bisa kalian jadikan sekedar teman daripada berujung sakit hati nantinya. Sama halnya dengan budaya. Alangkah baiknya segala sesuatu dijelaskan ketika status kalian masih menjadi teman sehingga jika nantinya ada unsur-unsur percintaan, dari pihak kamu dan dia sudah tahu apa yang harus kalian hadapi nantinya.

Apabila sudah dapat memahami mengenai agama dan budaya satu sama lain, rintangan lainnya adalah keluarga dari kedua pihak. Khususnya di Jepang ini masih jarang sekali keluarga yang memiliki pemikiran yang terbuka dan global yang dapat menerima anaknya menikah dengan orang luar negeri atau bahkan pindah agama ke agama lain. Masih banyak sekali rasisme terhadap budaya atau agama bahkan rasis terhadap orang luar negeri itu sendiri. Orang dengan pemikiran tidak terbuka inilah yang sangat sulit untuk diyakinkan, dan disinilah saatnya kalian memilih untuk menyerah atau terus berjuang.

Untuk mereka yang ditentang oleh keluarga pasangan dikarenakan budaya dan agama ini menjadikan sebuah alasan untuk berpisah. Tentu saja itu bukan suatu pilihan yang salah dan mungkin merupakan hal terbaik untuk mereka. Dan untuk mereka yang tidak menyerah meskipun ditentang, ini juga merupakan sebuah tantangan demi meraih suatu bentuk kebahagiaan.

Bagaimana dengan Kendala Bahasa?

Kebanyakan orang Jepang tidak bisa berbahasa Inggris jika dibandingkan dengan penduduk negara lain. Oleh karena itu, kesempatan untuk bertemu dengan orang Jepang mungkin menjadi sedikit karena kendala bahasa tersebut. Namun bukan berarti orang jepang tidak memiliki ketertarikan dengan luar negeri lhoo. beberapa informasi dan gosip mengenai luar negeri juga tentu saja terdengar meskipun tidak begitu banyak khususnya mengenai makanan dan lifestyle. Dikarenakan mereka jarang sekali mendengar cerita mengenai luar negeri langsung dari orang luar negerinya, biasaya orang Jepang sangat tertarik dengan orang luar negeri, khususnya yang bisa berbahasa Jepang. hal ini dikarenakan mereka bisa dengan mudah langsung bertanya dalam bahasa Jepang. Tap tentu saja ada beberapa orang Jepang yang juga bisa berbahasa Inggris lhoo.  Buat kalian yang ingin menjalin hubungan dengan orang jepang, meskipun sedikit tapi kalau kalian bisa berbahasa Jepang akan menjadi keuntungan tersendiri untuk kalian lhoo. Untuk yang belum bisa berbahasa Jepang juga jangan berkecil hati, karena ada beberapa dari orang Jepang juga yang bisa berbahasa Inggris. Tentu saja seiring berjalannya waktu pun kalian bisa saling mempelajari dan mengajari bahasa masing-masing.

Sponsored Link

Hubungan Cinta dengan pria Jepang

Kebanyakan dari pria Jepang ini terkenal sebagai kelompok pria yang “pemalu” dibandingkan dengan pria dari negara lain. Oleh karena itu terkadang sering terdengar komentar “Kok kamu dingin banget sih?” dari mereka yang memiliki pasangan orang luar negeri. Disini aku (Ryo) mau membenarkan, sebenarnnya sikap mereka terlihat dingin itu dikarena kan pria Jepang tiu pemalu, bukan karena dingin atau cuek. Agar tidak terjadi kesalapahaman seperti itu, disini aku mau memperkenalkan karakteristik hubungan cinta dengan orang Jepang.

Bagaimana sikap pria Jepang terhadap orang yang di taksir?

Kalau aku (Ryo) suka sama seseorang, hal pertama yang aku lakukan adalah mendapatkan LINE atau kontaknya. Kalau sudah dapat, sebisa mungkin aku akan mengirimkan pesan ke dia. Tentu saja sebisa mungkin aku akan mencari topik agar terhindar dari jawaban yang hanya membutuhkan balasan「Iya」atau「Oh, gitu yaa」.

Step selanjutnya, biasanya mengajak untuk makan malam bersama. Sebelum mengajak makan malam bersama, biasanya aku akan mengecek jam pulang atau jadwal kereta terakhir untuk aku dan pasangan. Berbeda dengan negara lain, Jepang tidak memiliki budaya menjemput pasangan atau orang yang disuka. Tempat bertemu biasanya di stasiun terdekat atau di depan sebuah toko. Untuk jadwal kereta terakhir, biasa dipersiapkan agar tidak pulang kemalaman karena kalau pulang kemalaman dan terlewat kereta terakhir bisa terjadi sesuatu yang membutuhkan persiapan matang yang tentu saja ingin dihindari oleh kami, kelompok pria pemalu. Oleh karena itu, berhati-hatilah dengan jadwal kereta atau bis terakhir. Kencan pertama ini tentu saja gugupnya serasa menghadiri undangan formal dari kantor.

Kalau first date-nya sukses tentu saja akan ada kencan-kencan berikutnya hingga akhirnya tibalah hari untuk menyatakan karena memang sudah merasa cocok. Ini adalah bagian yang terpenting! Bisa dibayangkan sebagai the last war untuk mendapatkan hati pujaan. Untuk tempat ngedate, biasanya akan didiskusikan bersama dan sebisa mungkin pria Jepang akan memilih tempat kencan yang ingin didatangi pasangan. Informasi  tempat yang ingin didatangi ini tentu saja inisiatif dengan memperhatikan chat sehari-hari seperti「Ihh pengen kesini deh~」atau「Ihh, tempat ini keren yaa~」. Disini, untuk mereka yang memiliki mobil biasanya akan datang menjemput, dan untuk aku (Ryo) yang tidak memiliki mobil biasanya akan merental mobil atau tentu saja dengan kereta atau bis pun tidak masalah. Biasanya kalau dengan mobil sedikit bisa berbicara dengan santai tanpa malu terdengar oleh penumpang lainnya dan tentu saja bisa mejadi sebuah kesempatan. hanya saja, meskipun sudah sampai tahap ini terkadang masih ada juga yang belum berani menyatakan perasaan karena malu dan takut di tolak. Untuk yang sudah menyatakan dan mendapat jawaban OK tentu saja senang sekali. Berikutnya aku (Ryo) akan bahas mengenai cara pria Jepang menyatakan perasaan.

Menyatakan Perasaan ala Pria Jepang

Menyatakan perasaan dalam bayangan aku (Ryo) itu biasanya dengan membawa mawar merah menghampiri pujaan hati yang menunggu di pantai dengan latar belakang sunsets kemudian bilang「I love you」terus kissing. Ketahuan banget ya nyontek film barat? haha. Sayangnya, orang jepang tidak akan melakukan hal tersebut.

Khususnya kami dari kelompok pria pemalu tidak akan pernah dan mungkin melakukan hal tersebut. Aku (Ryo) tipe yang mendekati secara perlahan dan menunggu moment yang tepat. kalau nantinya sudah merasa yakin dia juga suka dan sekiranya tidak memiliki pasangan barulah disitu aku (Ryo) baru akan memberanikan diri untuk menyatakan perasaan 「Aku suka kamu」.  Proses ini sih yang biasanya memakan waktu lama apalagi untuk tipe pria pemalu. Tapi tentu saja ada juga tipe pria Jepang yang bisa langsung menyatakan perasaannya.

Romantis gak sih?

Pria Jepang tentunya terkenal sekali dengan sifat yang tidak romatis ya. Tetapi sebenarnya mereka hanya tidak tahu apakah melakukan hal romatis itu termasuk hal yang wajar. Wanita luar negeri memang terlihat senang sekali kalau mendapat kejutan, namun sayangnya banyak dari wanita Jepang yang tidak begitu suka dengan kejutan. Malah terkadang ada yang merasa illfeel, sehingga kami para pria jadi tidak tahu harus berbuat apa. Hal itulah yang akhirnya membuat takut para pria Jepang sehingga kami lebih memilih untuk tidak melakukannya. Kami yang tidak biasa memberika kejutan inipun akhirnya dipandang sebagai pria yang tidak romantis oleh wanita luar negeri. Oleh karena itu, apabila kalian mendapatkan kejutan dari pria Jepang, cobalah untuk menghargai meskipun itu hanya kejutan kecil. Maklum, pria Jepang sangat sensitif sekali jadi gampang sakit hati hehe.

Manja Tapi Kok Kalau Depan Orang Cuek?

Sifat ini akan terlihat kalau kalian sudah pacaran sekitar 2 minggu lebih. Dan tidak semua pria Jepang memiliki sifat ini, namun kebanyakan dari mereka memang manja dengan pacarnya. Selain itu, terkadang ketika sedang berdua dengan kalian barulah terlihat sifat aslinya kaya hal kecil pun minta tolong diambilin atau terkadang pamer sesuatu hal yang baru bisa dilakukan agar dipuji bahkan terkadang suka mengatakan hal yang egois. Kalau kalian masuk sampai tahap ini, bukan berarti pria Jepang tersebut tidak suka dengan kalian, bahkan kebalikannya. Itu artinya mereka sangat sangat suka kalian dan nyaman sehingga bisa menjadi diri sendiri tanpa takut dibenci. Karena pada umumnya pria Jepang (wanita juga sama) terkenal sekali dengan sifat jaga image mereka. Kalau pria Jepang kalian melakukan hal seperti contoh diatas ada baiknya dipuji atau dituruti saja. Dan kalau kalian merasa tidak nyaman, kalian juga bisa langsung bilang sehingga dia tahu sampai mana batas yang oke untuk melakukan sesukanya.

Namun tentu saja ketika sedang tidak berdua atau sedang di tempat umum, pria jepang biasanya akan sedikit menunjukkan sikap cuek agar terlihat gagah haha.

Kesimpulan

Jika dilihat secara keseluruhan, pria Jepang memiliki berbagai macam sifat tersembunyi ya. Ketika pertama kali bertemu terkesan pemalu, setelah agak akrab pria Jepang akan menjadi sedikit cerwet, kalau sudah pacaran ketika berdua saja sifatnya suka sesuka hati kalau di tempat umum sedikit cuek dan sok gagah. Meskipun pria Jepang ini sedikit membingunkan aku (Ryo) harap kamu bisa menemukan yang terbaik untuk kamu.

Sponsored Link

Bagi kamu yang masih galau dan bingung mengenai hubungan cinta dengan pria Jepang

Hubungan cinta internasional memang bukan hal yang mudah. Akan ada banyak sekali rintangan dan dinding yang harus diterjang. Dan tentu saja dari kedua belah pihak juga harus saling mendukung satu sama lainnya dan apabila kalian bisa melewati berbagai rintangan akan ada kebahagian tersendiri nantinya. Aku (Ryo) saat ini juga sedang berpacaran dengan wanita Indonesia dan ada beberapa dinding yang menghalangi hubungan kita saat ini maupun di masa depan nanti. Tapi aku (Ryo) percaya sama Shana. Sebagaimanapun sulitnya masa depan kita, aku (Ryo) sudah memilih wanita yang penuh pesona dan keunikan tersendiri yang tidak dimiliki wanita Jepang. Tentu saja ada juga beberapa pria Jepang yang tentunya memiliki pemikiran sama seperti aku (Ryo). Buat kalian yang memiliki pengalaman yang sama seperti kita, jangan galau sendiri yaa. Kalian bisa menghubungi kita untuk sekedar minta saran atau mendengar cerita kalian. Kalian bisa langsung mengirim pesan melalui blog ini atau mengirim pesan langsung ke Instagram kita.

Jangan galau sendiri dan ceritalah ke orang terdekat akan pemikiran lebih terbuka.

Sekian

Comment

  1. Rizky says:

    Hi, aku mau tanya dong.
    Mungkin bisa dikatakan aku baper, jadi begini, aku sedang kuliah di salah satu univ di jepang dan teman lab ku (pria jepang) selalu bertanya tentang semua hal kepadaku. Nah pada malam itu aku masih di lab jam 9.30 malam, tibatiba dia dateng bawain coffee panas untuk ku dan mengatakan “semangat ya, aku sengaja datang buat liat kamu”.
    Begitu, apakah itu bisa dikatakan dia sedang naksir kepadaku? Atau biasa saja?
    Tapi besok nya doi keringat dingin gitu pas aku tibatiba datang dan duduk disamping nya hihihi.

    Ku takut jadi salah artian atau kebaperan hehehe, onegai

    • KAKIKURI KAKIKURI says:

      Hallooo, terima kasih yaa sudah membaca blog kita 🙂 dari yang aku lihat sih dia sedikit tertarik sama kamu. Kalau kamu juga tertarik sama dia boleh dikasih kode balik hehe. Jarang-jarang soalnya ada orang Jepang yang mau repot-repot balik lagi ke lab buat nganter kopi kan hihihi

      Semangat kamuuuu 😉 kalau ada pertanyaan boleh chat aku di ig biar lebih ada privacy!

  2. Kyu says:

    Hai ^^ aku mau tanya.saat itu ada pria jepang datang kekotaku untuk penelitian.dia baik dan aku membantunya untuk memudahkan penelitian dia tentang budaya di tempatku.aku bertemu dengan dia di medsos.dia selalu tanya apakah aku lelah dan sehari kami bisa ke cafe sebanyak 3 kali.dia selalu mengelus rambutku ☺️

    Saat hari terakhir,waktu itu hujan deras dan aku pakai jas hujan.dia membuka topi jas hujanku dan mencium keningku.Oh Lord!aku kaget banget.dia tanya apakah aku marah?aku diam saja dan dia mencium keningku lagi.(perasaanku campur aduk antara illfeel,marah,kaget,malu).karna ini kali pertamanya.

    Hari itu juga dia akan balik ke jepang.dan sejam sebelum pulang,dia masih sempet sempetnya bilang ayo kita ke cafe dan kamipun ke cafe.dia janji akan datang lagi bulan depan.

    Apakah dia menyukaiku? 🙁 Aku takut kalau dia kayak cowok pada umumnya.atau aku 1 dari 10 wanita yg dia cium.aku bingung :'(

    • Ariadna Friski says:

      Ikut komen.
      Mending kamu tanyakan langsung sama dia kenapa dia nyium kamu. Apa alasan dia nyium kamu. Silakan berkomunikasi sama dia bukan komunikode. Jangan menebak-nebak sendiri.

      Btw kalo kamu ga suka, kamu kan bisa menolak. Tolak dengan tegas. Dan minta kepastian status hubungan.

  3. TINIA says:

    Hallo , boleh dong ikut tanya2 terang pria Jepang

    Begini mulanya aku dekat nih sama orjep sampai2 balas chat cepet banget pokoknya gak pake nunda2 bro/ sis , setelah tau saya berhijab gelagatnya mulai aneh kayak jawab chat di tunda2, selalu kasih janji tapi lamaa banget jawabnya atau kirimnya itu kenapa ya bro/ sis apakah dia berpikir seperti yang ada di postingan blog ini bahwa orjep digalaukan oleh budaya, agama dan tempat ( kebiasaan) terimakasih

    • Ariadna Friski says:

      Dia kehilangan ketertarikan. Entah karena faktor dia ga mau sama orang muslim atau hal lain.
      Silakan tanyakan sendiri pada dia kalo masih penasaran. Biasakan komunikasi bukan komunikode.

Copied title and URL