Momiji Di Kyoto

Jalan-Jalan

Masuk ke bulan November, entah kenapa jumlah manusia di Kyoto bertambah hingga berkali lipat…. Hal ini tentunya bikin gue dan manusia yang menetap di Kyoto sedikit kesal karena jalanan jadi super macet plus bis pun jadi ngaret.

KENAPA? Well, beda sama Tokyo yang kemana mana bisa naik kereta, akses di Kyoto itu lebih cenderung menggunakan bis. Jadi, kalau turis udah berdatangan, keadaan bis Kyoto gak jauh beda sama Yamanote Line-nya Tokyo kalo lagi rush hour. Penuh, sesek, bau ketek….

Setelah ditelaah, alasan turis pada datang ke Kyoto sih katanya karena momijinya bagus. Padahal sebenernya gak harus di Kyoto, di kota lain juga banyak kok yang bagus momijinya :’) Tapi yaa entah kenapa, mereka memilih  Kyoto sebagai destinasi (nangis).

Alhasil, manusia seperti gue yang emang tinggal di Kyoto jadi gak ada hasrat untuk melihat momiji. Semua spot momiji dari yang terkenal sampe gak terkenal juga penuh dengan turis.

Untung banget sepanjang jalan menuju sekolah tuh ada barisan pohon Ginko jadi setidaknya gue bisa menikmati indahnya musim gugur hahaha. Dan setelah gue perhatiin, ternyata di area sekolah gue juga ada sebatang pohon momiji. Yup, sebatang, literally hanya sebatang.

Dan hanya pohon sebatang inilah yang bisa gue nikmati untuk musim gugur tahun 2017 ini. Agak sedih sih tapi semoga tahun berikutnya turis-turis pada ke kota lain jadi gue yang notabene mahasiswa irit bisa menikmati momiji dalam kota hahaha.

img_2713.jpg

 

sekian~

Comment

Copied title and URL